Ketua TP Posyandu Klaten, Fahrani Hamenang Membuka 6 SPM di Desa Kalikotes Klaten
#Fahrani Hamenang, Ketua TP Posyandu Kabupaten Klaten: Posyandu ini tidak hanya melayani aspek kesehatan saja tapi ada 5 aspek lain yaitu sosial, pendidikan, perumahan rakyat, pekerjaan umum, ketentraman dan ketertiban umum. || mandalatirtanews.weeblysite ||
Bertempat di gedung serbaguna Tirta Mandala Desa Kalikotes, Kecamatan Kalikotes, istri Bupati Klaten sekaligus Tim Penggerak (TP) Posyandu Kabupaten Klaten, Fahrani Hamenang, membuka (launching) Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang tersebar di 6 titik lokasi di wilayah Kalikotes, Kabupaten Klaten. (27/01/2026)
Kepada awak media, Ketua TP Posyandu Kabupaten Klaten, Fahrani Hamenang mengatakan Posyandu 6 SPM adalah inovasi layanan Posyandu terintegrasi dengan perluasan cakupan pelayanan kesehatan ibu-anak menjadi pusat pelayanan dasar komprehensif.
Berdasarkan peraturan, posyandu ini mencakup 6 bidang dasar: Kesehatan, Pendidikan, Pekerjaan Umum, Perumahan Rakyat, Ketenteraman dan Ketertiban Umum (Trantibum), serta Sosial.
“ Posyandu yang kemarin ILP sudah bertransformasi menjadi 6 SPM di mana posyandu ini tidak hanya melayani aspek kesehatan saja tapi ada 5 aspek lain yaitu sosial, pendidikan, perumahan rakyat, pekerjaan umum, ketentraman dan ketertiban umum."
Didampingi Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (Dissosp3appkb) Kabupaten Klaten, Puspo Enggar Hastuti, Fahrani Hamenang meninjau kegiatan posyandu yang ada di desa setempat, baik pelayanan kesehatan, penimbangan anak hingga tempat bermain anak anak.
Di sisi yang lain, Kepala Desa Kalikotes, Ponidi mengatakan, kegiatan launching Posyandu 6 SPM sebagai bagian transformasi Posyandu yang selalu bergerak memberikan pelayanan kepada warga masyarakat.
“ Pagi hari ini Desa Kalikotes mengadakan kegiatan launching posyandu 6 SPM ini bagian dari transformasi posyandu yang selalu bergerak untuk pelayanan ke masyarakat untuk lebih baik. Kemarin dengan posyandu ILP sudah memberikan pelayanan secara maksimal kepada masyarakat ini ditambah dengan SDM sehingga pelayanan bisa lebih menjangkau ke masyarakat."
Ponidi berharap, nantinya masyarakat bisa datang di posyandu masing-masing RW dan tidak harus ke kantor desa, sehingga ini memudahkan masyarakat memberikan akses dalam pergerakannya atau dalam perkembangannya bahwa posyandu itu selalu bermetamorfosis yang menjadi bagian dari transformasi teknologi, transformasi kemajuan yang selalu berubah menjadikan dinamis yang ada di masyarakat pelayanan yang terbaik bagi kesehatan dan pendidikan.
(Dimas Hajiono)
Komentar
Posting Komentar