Ketua TP PKK Kabupaten Klaten Kunker Di Desa Bawak, Desa Palar, Desa Mlese dan Desa Sabranglor
#Evaluasi menjadi sarana untuk mengukur sejauh mana pelaksanaan program PKK di tingkat desa berjalan sesuai dengan tujuan pemberdayaan keluarga. || mandalatirtanews.weeblysite ||
Kehadiran rombongan tim evaluasi disambut hangat oleh jajaran pemerintah desa, kader PKK, tokoh masyarakat, serta warga setempat yang antusias menyambut momen pembinaan tahunan ini. Evaluasi tersebut menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas pelaksanaan 10 Program Pokok PKK yang meliputi bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, lingkungan, dan kesejahteraan keluarga. (09/10/2025)
Desa Bawak (Cawas)
Adapun giat Evaluasi Pelaksanaan Kegiatan 10 Program Pokok PKK Desa Binaan Tahun 2025 di Desa Bawak Kecamatan Cawas sebagai berikut:
1. Evaluasi 10 Prokja
2. Tinjau Rumah sehat ( Bpk. Marsudi )
3. Prokja Pemulasaran Jenazah
4. Tinjau Pengajian di Masjid Al Jihad Bawak
4. Tinjau KWT (samping gedung Iom )
6. Tinjau senam/lansia di Lapangan Gedung Iom
7. Acara selesai di lanjut ramah tamah
Kepada awak media, Kepala Desa Bawak, Ponidi, menyampaikan apresiasi mendalam atas kunjungan dan pembinaan yang dilakukan oleh tim dari kabupaten.
Ia menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi kesempatan berharga bagi Desa Bawak untuk belajar, memperbaiki kekurangan, dan meningkatkan kinerja PKK agar lebih baik ke depannya.
“Atas nama Pemerintah Desa Bawak, kami mengucapkan banyak terima kasih kepada tim evaluasi 10 program pokok PKK Kabupaten Klaten yang hari ini hadir di desa kami.
Kami menyadari masih banyak kekurangan, namun kami siap menjadikannya sebagai motivasi untuk terus berbenah."
Desa Palar (Trucuk)
Ketua TP PKK Kabupaten Klaten, Fahrani Hamenang membuka seremonial Evaluasi 10 program pokok PKK di balai Desa Palar. Dan tim penilai mengunjungi Komunitas Disabilitas Palar Sejahtera. Sanggar Seni Mewarnai Dunia dilibatkan dalam penilaian Desa Binaan Desa Palar.
Sanggar Seni Mewarnai Dunia dinilai sebagai sebuah kegiatan positif yang perlu terus dikembangkan sebagai wadah disabilitas berkegiatan di Kabupaten Klaten. Komunitas Difabel Palar sejahtera dihadiri Nurbertus Trisno Nugroho sebagai ketua sekaligus Pendiri Sanggar Mewarnai Dunia beserta para perwakilan difabel Desa Palar. Juga ikut Hadir Thomas Adi Nugroho sebagai pendamping Difabel Desa Palar sekaligus ketua sanggar seni mewarnai Dunia.
Nurbertus berharap, "Agar pemerintah Desa dan Pemkab Klaten selalu memperhatikan dan memberi ruang bagi disabilitas secara khusus di Desa Palar, dan disabilitas secara luas."
Desa Mlese (Cawas)
Kepala Desa Mlese, Sanyoto menanggapi terpilihnya Desanya menjadi salah satu Desa Binaan. Dan berharap Desa Mlese menjadi kandidat masuk juara dalam evaluasi 10 program pokok PKK tingkat Kabupaten Klaten.
"Dengan diadakan evaluasi ini semoga pengerjaan administrasi (meja dan dinding) ke depan lebih tertib dari pada sebelumnya."
Adapun yang ditonjolkan tahun 2026, imbuh Sanyoto, akan membuat miniatur Ka'bah dengan pengembangan area seluas 5.000 m2 di wilayah Desa Mlese. "Saat ini sudah ada upaya pengurukan tanah, semoga bisa menjadi destinasi wisata religi yaitu salah satunya di wilayah Kabupaten Klaten."
Desa Sabranglor (Trucuk)
Dalam sambutannya, Fahrani Hamenang menegaskan bahwa evaluasi ini merupakan bagian dari agenda pembinaan 48 desa binaan di Kabupaten Klaten pada tahun 2025.
Ia mengapresiasi kerja keras para kader desa yang menyiapkan kegiatan dengan penuh dedikasi.
“Persiapan evaluasi ini jelas membutuhkan kerja ekstra, bahkan lembur berhari-hari. Tapi hari ini kita bisa melihat langsung sejauh mana pelaksanaan program di Desa Sabranglor. PKK hadir bukan hanya untuk administrasi, tetapi untuk memberi manfaat nyata bagi masyarakat desa."
Lebih lanjut, Fahrani menjelaskan bahwa peran PKK sangat penting dalam membantu pemerintah desa menyelesaikan berbagai persoalan masyarakat. Mulai dari pencegahan stunting melalui posyandu, hingga gerakan menanam bahan pangan sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan keluarga.
(Dimas Hajiono)
Komentar
Posting Komentar