Maharani Prasojo: Produk Lurik Prasojo Tembus Pasar Ekspor Yaitu Thailand
#Dirut PT Prasojo Kusuma Putra berharap adanya launching Holding UMKM yang diinisiasi Menteri UMKM, menjadikan pelaku UMKM bisa naik kelas. || mandalatirtanews.weeblysite ||
Berlokasi di halaman Lurik Prasojo, Desa Bendo, Kecamatan Pedan, Klaten, Kementerian Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) meluncurkan program Holding UMKM klaster fashion dan handicraft atau kerajinan tangan. Ada dua perusahaan terpilih yaitu PT Prasojo Kusuma Putra di Kabupaten Klaten dan CV Agil Craft Indonesia dari Bantul, DIY. (21/11/2025)
Kepada awak media, Dirut PT Prasojo Kusuma Putra (Lurik Prasojo) Maharani Setyawan atau Rani Prasojo mengatakan Lurik Prasojo kini dikelola generasi ketiga yaitu Hanggo Wahyu Amerto (Suaminya). “Pada generasi pertama dan kedua, Lurik Prasojo hanya berfokus pada produksi kain. Namun, seiring perkembangan zaman dan pemahaman mendalam yang kami dapatkan melalui penelitian dan pengalaman mempelajari keinginan pasar dalam dan luar negeri, kami membuktikan bahwa Batik Lurik Prasojo tidak hanya sekadar pengrajin kain , melainkan bisa menjadi sorotan dunia fashion dan retail yang memiliki ciri khas tersendiri."
Rani mengungkapkan saat ini bermitra dengan lebih dari 40 UMKM. Lurik Prasojo berkesempatan tampil pada berbagai ajang fashion show di berbagai negara. Lurik Prasojo tampil di fashion show yang digelar Milan dan Paris dengan fasilitasi dari Kementerian Agama. “Kemarin lewat Kementerian UMKM juga dibawa ke Osaka untuk acara World Expo yang digelar lima tahun sekali.”
Holding UMKM merupakan salah satu program prioritas Kementerian UMKM untuk membangun ekosistem kemitraan bisnis UMKM berbasis klaster. Deputi Bidang Usaha Menengah Kementerian UMKM, Bagus Rachman, mengungkapkan program holding UMKM diinisiasi Menteri UMKM, Maman Abdurrahman."Program holding UMKM ini menjadi instrumen penting dalam menjawab tantangan mendasar bagi UMKM seperti fragmentasi produksi, akses pembiayaan terbatas, belum optimalnya standardisasi mutu serta lemahnya konektivitas rantai pasok dan pemasaran,” kata Bagus Rachman.
Produk Lurik Prasojo kini menembus pasar ekspor. Pasar ekspor yang kali pertama dijajaki Lurik Prasojo yakni ke Thailand pada tahun lalu.
(Dimas Hajiono)
Komentar
Posting Komentar