Kunjungan Silaturahmi IPPK Kota Semarang Di Kabupaten Klaten
#Joko Sutrisno: Acara tersebut merupakan ajang silaturahmi dari berbagai daerah kota di Jawa Tengah, karena IPPK Kabupaten Klaten merupakan terbaik dan termaju di Jawa Tengah. || mandalatirtanews.weeblysite ||
Sebanyak 120 orang dari Insan Purna karyawan Pendidikan dan Kebudayaan (IPPK) dalam rangka kunjungan silaturahmi. Kesemuanya berasal dari kota Semarang 80 orang, Kendal 10 orang dan Salatiga 30 orang berkumpul di aula Kantor PGRI jalan Dewi Sartika No.45, Tegalklaten, Klaten Tengah, Klaten, Jawa Tengah. (15/10/2025) Rabu
Kepada awak media, Ketua IPPK Kabupaten Klaten, H. Joko Sutrisno, M.M, mengatakan kunjungan tersebut dalam rangka silaturahmi studi banding yang berasal dari berbagai kota di Jawa Tengah.
Peserta studi banding juga sekaligus mengunjungi destinasi wisata di Kabupaten Klaten, diantaranya: Rowo Jombor, Umbul ponggok, Umbul Kemanten dan menikmati kuliner khas Klaten yang nikmat.
Saat mengenang masa lalu, Joko Sutrisno menceritakan bahwa IPPK Kabupaten Klaten pernah mati suri. Kemudian sejak tanggal 12 Juni 2012, setelah dirinya pensiun, IPPK di gerakkan, dihidupkan kembali dengan bantuan serta dukungan DR. Soedarto dan rekan lainnya.
"Alhamdulillah, sudah tiga periode ini saya menjadi ketua IPPK sehingga atas kerjasama pengurus dapat menjadikan IPPK terbaik di Jawa Tengah serta Nasional. Sudah 14 tahun ini pemerintah bisa membantu berupa hibah sebanyak dua kali sebelum Covid-19. Sebelum ada hibah, kita semua iuran setiap gajian ke-13 untuk bhakti sosial"
Joko Sutrisno, menyampaikan adanya empat program utama di materi studi banding, diantaranya:
1. Pendidikan Karakter
2. Pendidikan Spiritual
3. Pendidikan Anti Narkoba
4. Pendidikan Anti Korupsi dan juga pendidikan wawasan kebangsaan Pancasila.
Joko menambahkan, dalam rangka peningkatan hari ibu yaitu peran Widyanita dalam membantu program-program pemerintah dengan tagline "Mengabdi Tiada Henti, Peduli dan Berbakti" serta "Peduli dan Berbagi".
"Kita peduli pada program-program pemerintah khususnya ini namanya "Quick Wins" diantaranya: ada gerakan orang tua asuh, peduli stunting, taman asuh sayang anak, gerakan Ayah teladan, lansia berdaya dan lainnya.
Nah, ini merupakan program prioritas yang juga kemungkinan kita harapkan juga nantinya dari BKKBN Pusat yaitu bisa hadir membersamai di Kabupaten Klaten dalam rangka memantau kegiatan peran serta masyarakat."
Keberhasilan IPPK Kabupaten Klaten, tak luput dari kegigihan ketuanya dalam hal membentuk jaringan.
"Karena di sini, Saya itu membangun jaringan dengan siapapun, yakni jaringan dengan sekolah, pemda, Organisasi Pemerintah Daerah, serta organisasi lainnya."
Terpisah, Penasihat IPPK Kabupaten Klaten, H. Sunardi, S.Pd, M.M mengatakan bahwa tokoh Ketua IPPK Kabupaten Klaten yakni Joko Sutrisno merupakan pribadi yang tanggungjawab dan tangguh dalam mewujudkan IPPK Klaten lebih maju dan mandiri.
"Karena hampir setiap acara even kenegaraan yang ada di daerah ini selalu bisa diikuti oleh Beliaunya. Jadi Saya acungi jempol, dan apresiasi yang sangat luar biasa terhadap bapak Joko Sutrisno.
Sehingga pantaslah, seandainya hasil perjuangan IPPK Kabupaten Klaten bisa sebagai rujukan untuk studi banding daripada IPPK-IPPK di Provinsi Jawa Tengah maupun mungkin di Indonesia."
Rangkaian acara itu, diadakan sesi pemberian makalah materi dari pengurus IPPK Kabupaten Klaten kepada perwakilan IPPK Kota Semarang raya, makalah itu tentang program-program yang berhasil dilaksanakan yakni jadwal kegiatan IPPK Kabupaten Klaten, salah satunya bhakti sosial, senam Haornas 2025 (KORMI) dan lainnya.
(Dimas Hajiono)
Komentar
Posting Komentar